Antara Halal dan Haram

Sabtu, 3 Maret 2012

Kemarin Jumat, 2 Maret 2012

Saya berkunjung ke salah satu sekolah umum di Kecamatan Sawah Besar Jakarta Pusat.

Di sela-sela pertemuan saya dengan kepala sekolah

salah seorang gurunya dipanggil untuk bergabung bersama kami

beliau membawa laptopnya untuk mengopykan

Vidio Fokus UN 2012 yang saya tawarkan

sekaligus ingin berbagi pengalaman dengannya

perihal dasar-dasar internet

Setelah menjelaskan sejumlah alat bantu

yang tersedia di Mozilla Fire Fox dan

extension yang ada di Browser Google Chrome

tiba giliran saya menginformasikan

sejumlah situs yang menyediakan

sejumlah software free full version

Setelah download salah satu software

beliau berkata;

saya pilih untuk memakai trial saja

tidak menggunakan patchnya.

Lalu saya katakan, daripada menggunakan trial,

lebih baik menggunakan versi freenya saja.

Kemudian si guru berkata

ustad saya bilang bahwa;

haram menggunakan barang bajakan.

Beberapa menit kemudian

si guru malah menunjukkan salah satu situs kepada saya

Apakah Bapak sudah pernah buka situs

Keygen Guru ini ? katanya sambil membuka situsnya

disinilah biangnya para hecker semuanya katanya.

Jujur saya belum pernah membuka situs tersebut.

Namun yang menjadi pertanyaan dalam hati saya;

Jika pacth dianggap haram

mengapa si guru ini menunjukkan situs yang lebih haram lagi kepada saya

Keygen Guru menyediakan keygen, serial number, crack, patch sejumlah software

mulai dari windows, office dan berbagai software yang umum digunakan masyarakat umum.

bedanya halal, dan haram dalam perihal software free full version ini gimana ya ?

Setiap usaha punya resiko

kita punya pilihan masing-masing

Situs penyedia software free full version tersebut

juga telah menetapkan pilihannya, dan

memilih resiko yang minmal baginya.

Dalam setiap usaha selalu ada dana sosial

sekitar 20% dari keuntungan

untuk tujuan membantu  yang tidak mampu.

Sama dengan situs bajakan tadi

mereka juga membiarkan softwarenya digunakan

dalam jumlah tertentu sebagai bahan promosi

dan setelah itu mereka membuat versi terbaru

untuk dibeli oleh para penggunanya.

Jadi saya pikir-pikir,

halal dan haram

tergantung sudut pandangnya

dan tujuan penggunaannya

Jika untuk tujuan perdagangan

jelas versi bajakan

melanggar hak cipta

Untuk tujuan pelatihan

sebagai bahan pertimbangan

sebagai bahan uji coba

pemilik software juga

membiarkan software full versionnya

digunakan untuk batas waktu tertentu

untuk diujicoba para calon penggunanya

tentunya mereka juga sudah tahu

akan resikonya kebijakannya

bahwa akan ada yang akan membajaknya

namun akan tetap banyak juga yang akan membelinya

dengan penuh rasa penghargaan

karena softwarenya berguna.

Salam Damai

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s