Resiko punya atasan yang gaptek

Pernah punnya atasan yang kurang melek teknologi ?

 

Aku sudah sering mengalaminya

Ketika mengusulkan sesuatu yang berbau teknologi

mereka anggap tidak perlu.

 

Atasanku sering mempermasalahkan laptop yang saya miliki

mereka mempermasalahkan keberadaanku di depan laptop

mereka mempermasalahkan laporan yang kukoordinasikan lewat email

mereka masih mengharapkan seluruh laporan harus diprint

 

Penawaran-penawaran masih mereka anggap harus tertulis dan diprint

padahal sudah ada email, facebook, bahkan sudah ada yang pakai situs.

 

Ketika kuajukan untuk merapikan data base laporan

mereka anggap akan merusak data base perusahaan

 

Ketika kulakukan pelatihan IT bagi setiap sekolah yang menjadi pelangganku

mereka anggap terlalu menghabiskan waktu dan hasilnya tidak jelas

bahkan saya dipertanyakan, berapa aku dibayar untuk melakukan semua itu ?

 

Adakah mereka itu tahu, bahwa saat ini

seluruh guru sudah punya laptop

dan mereka diarahkan untuk mampu meenguasai IT

untuk mempersiapkan bahan ajarnya ?

 

Apakah mereka tidak bisa melihat peluang ini ?

Dengan membantu guru menggunakan laptopnya

dengan mengajari mereka dasar-dasar internet

yang menyenangkan,

akan terjalin hubungan emosional yang baik ?

 

Menjadi salesman adalah menjual diri terlebih dahulu

dan untuk bisa menjual diri

tentunya harus mampu menciptakan hubungan emosional yang baik

dan pelatihan IT ini menjadi salah satu cara paling cepat

untuk menciptakan hubungan emosional yang baik bagi guru !

 

Namun resiko  dari semua ini

aku harus siap menjadi bahan olok-olokan para atasanku

tidak apa,.. saat ini belum bisa kutunjukkan hasilnya sebagai bukti

waktu akan menunjukkan kebenaran atas apa yang kulakukan

 

Telah menjadi resiko setiap bawahan

jika memiliki atasan yang gaptek

mereka tidak akan pernah menghargai apa yang tidak mereka kuasai.

 

Setiap yang kita lakukan dengan penuh keyakinan

akan terwujud bagi kita.

 

Semoga sukses menyertai setiap usaha yang kulakukan.

 

Salam Damai

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s