Kegagalan anak buah, kegagalan dia sendiri, atau kegagalan atasan ?

Senin, 2 April 2012

 

Sering saya bertanya pada diri sendiri,

jika anak buah gagal

sebenarnya itu kegagalan siapa ?

 

Apakah kegagalan anak buah semata,

atau itu juga pertanda kegagalan atasan

dalam membina anak buah ?

 

Selama ini saya merasa;

kalau kegagalan anak buahku adalah kegagalanku sendiri

dan keberhasilan anak buahku juga adalah indikasi keberhasilanku

saya berusaha mengkader setiap anak buahku

untuk selalu siap menggantikan posisiku.

 

Ketika atasanku mempersalahkanku atas kegagalan anak buahku

itu bisa kuterima dengan hati terbuka

Ketika aku dipersalahkan di depan anak buahku

aku berusaha untuk tidak membela diri

 

Namun aku tidak simpati dengan atasan yang mempermalukan

bawahan di hadapan anak buah/tim kerjanya.

Saya lebih salut terhadap atasan

yang memanggil saya secara khusus

untuk memarahiku atas kegagalanku

atau kegagalan anggota tim kerjaku sendiri.

 

Terkadang aku kasihan

melihat atasanku yang marah-marah di pagi hari

walaupun dia sedang memarahi diriku sendiri

sungguh, aku kasihan melihat atasanku yang demikian

karena sesungguhnya mereka merendahkan diri sendiri

di hadapan anak buahnya.

 

Di pagi hari sedapat mungkin kuhindari untuk  tidak marah terhadap tim kerjaku

biarlah mereka berangkat ke wilayah kerjanya

dengan hati gembira, dengan senang hati,

dengan harapan keberhasilan

tanpa dibebani pikiran akan amarah atasannya.

 

Mempersalahkan, mempermalukan anak buah

di depan umum apalagi di hadapan anggota tim kerjanya,

bagi saya bukanlah sikap professional seorang pemimpin yang bijaksana.

 

Semoga aku bisa lebih bijaksana dalam menghadapi

segala permasalahan pekerjaanku

karena aku berhadapan dengan manusia yang menjadi tim kerjaku

yang memiliki hati nurani,

semoga aku bisa memperlakukan mereka

sebagaimana aku ingin diperlakukan oleh orang lain

semoga aku bisa memberikan dukungan dan motivasi

kepada tim kerjaku dengan lebih bijaksana

semoga aku terhindar dari keinginan marah di pagi hari

 

Salam Damai

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s